Cara Pemasangan Lampu Dengan Saklar Pada Instalasi Listrik

Diposting pada

Cara pemasangan lampu dengan saklar (Update– Hari ini saya akan menulis kembali setelah bebarapa hari mungkin dah berapa minggu barangkali meninggalkan blog, tapi tetap saya kontrol siapa tahu ada komentar yang perlu di jawab.

Judul posting kali ini mungkin sangat sederhana bagi sobat. Namun tetap akan saya share untuk teman-teman pembaca yang ingin belajar bagaimana cara pemasangan lampu dengan saklar dengan benar. Umumnya instalasi listrik rumah, jadi silakan simak mudah mudahan dapat dipahami dan dipraktekkan dirumah teman-teman.

Sebelum membahas lebih lanjut tentang cara pemasangan lampu dengan saklar pada instalasi listrik. Yang penting untuk dipahami adalah menentukan terlebih dahulu mana Fasa atau Netral pada jaringan instalasi listrik.

Berdasarkan PUIL 2011 yang menjadi syarat yang harus dipatuhi dalam bidang kelistrikan diindonesia bahwa untuk mengenal apakah Fasa atau Netral maka dibedakan berdasarkan warna isolasi/selubung kabel.

Pada jaringan 3 fasa 4 kawat jika diberi dengan notasi. Maka dikenal dengan L1/R, L2/S, L3/T dan N yang masing masing dengan Kode warna Hitam, Coklat, Abu-abu dan Biru.

Jika sudah diketahui kode atau notasi tersebut bagus deh namun persayaratan terkadang tidak diperdulikan oleh pemasang yang penting hasil akhirnya lampu bisa menyala. Sehingga bagi teman-teman yang ingin memperbaiki atau menambah titik lampu mengalami kesulitan.

Oke anggap aja teman-teman tidak tau tentang kode warna seperti hal tersebut diatas maka sobat bisa menentukan mana yang Fasa dan mana yang Netral dengan menggunakan sebuah alat yang dinamakan dengan TESPEN.

Teman-teman bisa menggunakan tespen tersebut pada kabel Instalasi listrik yang terbuka atau pada sambungan kabel. Jika pada saat pengetesan lampu pada tespen menyala maka kabel tersebut berpolaritas  Fasa dan jika sebaliknya (tidak menyala) maka Netral. Diasumsikan bahwa jaringan listrik sobat 1 fasa dengan 2 kabel.

Baca juga :  Pemasangan Photocell Untuk Menyalakan Lampu

Ilustrasi Cara Pemasangan Lampu Dengan Saklar Tunggal dan Ganda

Untuk teman-teman yang ingin belajar Cara Pemasangan Lampu Dengan Saklar Pada Instalasi Listrik di rumah sendiri berikut ilustrasi rangkaiannya. cara pemasangan lampu dengan saklar Dari gambar tersebut teman-teman bisa mempraktekkannya dirumah, agar rapi teman-teman bisa menggunakan kabe NYM (kabel dengan isi lebih dari 1) atau menggunakan Pipa.  Namun untuk hal ini terserah yang penting bagus di pandang mata.

Perlu teman-teman ketahui bahwa dalam pemasangan Saklar maka yang dihubungkan ke saklar adalah yang penghantar berpolaritas Fasa bukan Netral.

Karena fungsi saklar adalah pemutus dan penghubung aliran arus listrik maka jika di putus alirannya jangan sampai terjadi kontak listrik (setrom) pada saat di sentuh.

Untuk keamanan setelah diketahui Fasa dan Netral harap di Off kan pemutus utama (MCB) yang terdapat pada KWH Meter.

Silakan praktekkan gambar diatas tersebut, jika teman-teman masih takut mendingan cari aja instalatir he he. Atau Jika ada pertanyan mengenai Cara Pemasangan Lampu Dengan Saklar. Silakan tinggalkan komentar teman-teman Insyaallah secepatnya akan saya tanggapi.

26 komentar.

  1. Mau nanya, saklar kan fungsinya pemutus dan penghubung aliran listrik. Terus apa bedanya jika saklar dipasang pada kabel netral? Terus apa yang terjadi jika demikian? Terima kasih

    1. jika dalam pemasangan saklar yang diputus adalah netral sebenarnya tidak ada bedanya untuk hasil yang di harapkan. jika bebannya adalah lampu maka lampu dapat menyala dan padam ketika sakelar di beri perlakuan on atau off. namun untuk hal keamanan maka ini yang wajib di perhitungkan. misalnya jika beban lampu tadi suatu saat putus sehingga perlu penggantian maka takutnya ketika mnyentuh ulir lampu saat di putar maka kemungkinan terjadi setrum, karena tegangan listrik stanby di fitting lampu meskipun saklar telah dioffkan.

      selanjutnya adalah ketika bebannya adalah lampu led maka meskipun saklar di offkan listrik tetap masuk dalam rangkaian lampu tidak menutup kemungkinan lampu akan cepat rusak. dampaknya kadan lampu akan tetap menyala redup meskipun saklar posisi off. demikian semoga membantu.

  2. Gan numpang tanya gan kalau pasang saklar tukar seri gimana rangkaian,a gan mohon pencerahan
    Kalau boleh kirim wiring diagram,a biar saya ceper paham thanks gan

  3. Numpang nanya gan… klo grounding itu dari Kwh trus MCB langsung stop kontak ya gan? ato langsung ketanah tanpa melalui Kwh dgn MCB?

    1 lagi, kabel netral dalam instalasinya bisa diparalel dengan grounding ga gan?

    nambah satu lagi…hehe

    Kabel netral yang dari PLN apakah tidak terjadi konserlting ketika di paralel dengan Inverter… rencana ane mau membuat panel otomatis sederhana PLN dan PLTS dari relay dan timer theben… help me ya gan… ane masih newbie…trims

  4. sya ingin tau kalau memasang lampu lebh dr 3 dan pake 1 sakelar caranya bagaimana.soalnya sya mau mencoba

  5. saya mau tanya
    ada 3 buah saklar, 3 buah baterai dan 1 voltmeter
    jika saklar 1 di on-kan voltmeter akan membaca tegangan di baterai 1 dan tidak membaca tegangan di baterai lain
    jika saklar 2 di on-kan voltmeter membaca tegangan di baterai 2 dan otomatis saklar 1 dan 3 mati, dst
    kalau seperti itu bagaimana rangkaiannya? terimakasih

    1. tinggal tarik aja kabel Netral warna biru gambar diatas menuju sakelar jika sakelar dilengkapi dengan stop kontak lalu untuk fasa stop kontak langsung aja di paralel dengan input sakelar, demikian

    1. maksudnya 900 VA (Volt Ampere) barangkali, untuk daya 900 VA maka nilai MCB Pembatas yang disiapkan PLN adala 4 Ampere jika ingin di bagi 2 Group dengan rata rata pembagian arus adalah 2 x 2 Ampere, namun pembagian seperti itu saya rasa rugi karena pemakaian tiap grup kadang kadang lebih besar dari 2 ampere sehingga MCB Jadi Trip (jatuh). apalagi Nilai MCB untuk 3 Ampere tidak ada Di pasaran.

      untuk pilihan yang kedua anda bisa membuat 2 group dengan 2 x 4 Ampere alias sama dengan nilai pembatas MCB yang di sediakan PLN, namun kelemahannya jika terjadi hubung singkat maka yang trip adalah MCB di KWH Meter, jika yang kita pasang adalah MCB dengan sensitifitas tinggi maka yang trip adalah MCB yang kita pasang. untuk pilihan yang kedua ini masing masing group kita bisa memakai daya listrik dengan maksimal.

      sarang saya pilihan yang kedua saja, demikian semoga bermanfaat….

    1. Maaf kalau Kabel Telepon saya kurang tau, yang pasti Kabel Telepon di gunakan untuk tegangan rendah…jadi tidak aman jika di gunakan untuk instalasi listrik….maaf jika pengatahuan saya kurang…

  6. Perkenalkan nama saya herman , saya dari Tangerang Jawabarat.
    Terimakasih atas pelajaran yang saya dapat dari web ini, saya sangat senang dengan teknologi motor, karena saya amati hampir semua mesin sumber geraknya adalah putaran.
    Ada beberapa hal yang akan saya tanyakan semoga anda bisa membantu, saya ingin mengetahui bagai mana cara menghitung dan membuat kumparan sebuah Generator sehingga dapat menghasilkan tegangan dan daya yang kita inginkan, misal tegangan 220 volt AC , dengan daya 10000 watt. mohon petunjuk dan terimakasih, ini email saya : herman.mance@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *