Instalasi Listrik 3 Phase dan Perencanaannya

Diposting pada

Instalasi Listrik 3 Phase dan Perencanaannya

Instalasi listrik 3 phase yang di berikan PLN kepada konsumen yang membutuhkan daya besar selalu dengan sistem 4 kawat. Tentunya 4 kawat tersebut terdiri dari 3 line phase dan 1 line Netral.

Berdasarkan standarisasi simbol indonesia maka 3 line phase tersebut di urutkan dengan notasi R, S dan T sedangkan 1 line Netral di beri notasi dengan N.

Lalu bagaimana seharusnya jaringan instalasi listrik 3 phase tersebut direncanakan ?. Setidaknya kita dapat mengelompokkan instalasi dengan dua jalur misalnya jalur penerangan dan jalur tenaga. Jalur penerangan bisa kita rencanakan menggunakan sistem 3 phase atau hanya dengan 1 phase biar mudah.

Instalasi penerangan dapat dikhususkan hanya untuk beban lampu, dengan harapan jika terjadi gangguan pada instalasi tenaga maka penerangan tidak berpengaruh.

Untuk instalasi tenaga secara khusus biasanya dirancang dengan sistem 3 phase dengan sistem pengaman 3 pole serentak misalnya menggunakan MCB 3 phase. Beban yang seperti ini biasanya diperuntukkan beban motor listrik 3 phase.

Dengan kita mengelompokan beban instalasi, maka listrik 3 phase yang kita miliki dapat dimanfaatkan untuk melayani komponen atau peralatan listrik dengan benar.

Sebagaimana kita ketahui bahwa jaringan listrik 3 phase tegangan rendah yang di berikan PLN kepada konsumen dengan tegangan antar phase adalah sebesar 380 Volt dan antara pahse ke Netral adalah sebesar 220 Volt.

Jika jaringan listrik 3 phase yang kita harapkan dapat memenuhi sesuai keperluan peralatan yang mungkin terdapat usaha home industri maka setidaknya listrik 3 phase tersebut direncanakan dengan benar dan mendekati seimbang.

Agar jaringan 3 phase dapat dibagi seimbang, maka instalasi penerangan maupun tenaga hendaklah dibuat dan dirancang dengan 2 panel. Yaitu panel penerangan dan panel tanaga, meskipun pembagian jaringan 3 phasenya dengan 1 panel pun tidak masalah agar lebih irit.

Baca juga :  Perbedaan MCB dan TOR Berdasarkan Fungsi

Gambar berikut ini sebagai ilustrasi mudah mudahan memberi gambaran bagaimana merencanakan pembagian instalasi jaringan 3 phase. Dengan maksud agar persediaan listrik 3 phase dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Ilustrasi Instalasi Listrik 3 Phase Pada Panel

 Instalasi Listrik 3 Phase dan Perencanaannya
Gambar di atas tersebut saya buat sebagai ilustrasi bagaimana pembagian sistem instalasi listrik 3 phase.  Selanjutnya jika teman-teman merencanakan untuk menambah daya listrik menjadi sistem instalasi listrik 3 phase.  Saya sarankan minta direncanakan kepada instalatirnya agar dibagi pembebanannya dengan seimbang.

Demikian pembahasan tentang instalasi listrik 3 phase dan perencanaannya. Mudah mudahan bermanfaat, jika ada pertanyaan seputar kelistrikan dan kontrol silakan isi form komentar. Jika bisa saya jawab insyaallah akan saya jawab.

34 komentar.

  1. mohon pencerahan… keluaran arus inverter kami sebesar 1600A akan dihubungkan ke trafo step up 2MVA 380V/20kV… kira2 ukuran kabel 3 phase nya berapa ? mohon ilmunya…

  2. Saya mau nanya Listrik saya 3 Fase tapi kabelnya tidak sesuai warna kabel,contoh (RST) susuna dari PLN kabel R=hitam S=kuning garis hijau T=coklat,pertanyaan saya gimana saya harus menyusun kabelnya ke dalam panel rumah saya sementara AC di rumah saya mengunakan 3 Fase,tolong bantuannya,,,,

    1. Maaf kang komentarnya masuk dalam Spam jadinya gak terlihat, saran saya agar AC 3 Fasanya berjalan sesuai fungsinya maka sesuaikan aja fasa RST dari PLN dan input RST Input AC. Untuk kabel penghubung antara Panel menuju AC gunakan standar PUIL 2011 R(Hitam), S(Coklat), T(Abu-Abu) dan Netral (Biru) serta Grounding (Kuning-Hijau). Demikian semoga membantu…

  3. sekolah kami memiliki 50 unit komputer listrinya 3 phase dayanya 13.200 masalahnya komputer sering restat bergantian sampai 30 unit komputer kami pakai stabilisator 20 kva saat dimasukkan arus pln salah satu phasenya 190 volt tolong pak pencerahannya

  4. sekolah kami memiliki 50 unit komputer adapun dayanta 13.200 listriknya 3 phase khusus untuk komputer saja yang saya ingin tanyakan kenapa komputer kami sering restat bahkan sampai 30 bergantian dan kami memakai stabilisatot 3 phase 20 kva
    dan apabila listrik pln dimasukkan ke stabilisator salah satu phasenya daya 190 wattt tolong pak pencerahannya

    1. Maaf baru di tanggapi, kemungkinan masalah stabilisatornya, bisa di cek terlebih dahulu berapa volt tegangan dari pln apakah sampai 220 atau 230, kalau kurang dari 200 volt takutnya terlalu berat stabilisatornya menaikkan tegangan sampai 220v, dan berdampak pada kekurangan pada power suply komputer, akibatnya komputer jadi restart (meskipun tidak hanya masalah listrik) apalagi komputer sedang menjalankan program yg berat, demikian semoga membantu

  5. assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh, mohon informasi, di sekolah saya daya listrik 33000 watt 3 pase, sedangkan ada 3 ruang yang akan saya saluri listrik tersebut, 2 lab. komputer dan 1 bengkel, apakah setiap ruang harus terpasang istalasi 3 pase atau bisa masing – masing ruangan kita pasang 1 pase, rencana saya untuk lab. komputer 1 R, lab. komputer 2 S dan bengkel T, dan apa bila bisa apa bila pada fungsi bengkel tidak di gunakan apakah pengaruh di listriknya ? mohon informasinya terima kasih

    1. Waalaikum salam warohmatullah wabarokatuh.
      Kita berusaha untuk menyeimbangkan pemakaian daya yang tersedia, salah satu manfaatnya adalah memelihara komponen pengaman (MCB) agar bekerja setidaknya seimbang. jadi saran saya silakan di alirkan listrik masing masing 3 fasa untuk Bengkel, Lab 1 dan lab 2, karena dengan pertambahan komponen listrik di LAB (AC, atau kipas angin dst), listrik yang 3 fasa tersebut dapat tersalurkan dengan semimbang, begitu juga dengan instalasi di sekolah kami…..

      demikian membantu

  6. kami d asrama berlangganan 400 A
    ..tp d bawah kwh pln d pasang nccb 160 A…apakh itu benar pemberiannya langganannya??

    dr 400A pastinya 3 phase..kami ingin membagi arus tsb k jalur Ac n lampu…gmn kita ambilnya..apakh kita gabungnkan k 3 kabal 3 phase atw dia masing2 sdrinya,conton misal r dgn n atw bgmn..mhn bantuannya

  7. Assalamualaikum,
    Mohon masukannya saya newbie di bidang kelistrikan.
    Listrik di Gudang saya 7700 VA 1 phase,
    apakah bisa dibagi menjadi 2 line 3phase dan 1 phase?
    Apakah perlu ditambahkan daya nya lebih dulu?
    Bagaimana prosedur untuk melakukan perubahan diatas, apakah melalui PLN atau bisa melalui subkon?
    Terimakasih.

  8. Assalamualaikum pak mau tanya untuk gambar single line diaggram diatas.. Untuk menentukan ukuran kabel kwh meter ke panel utama misal ke MCB 3 fasa yg paling atas.. Itu salah satunya RST kan diparalel jga ke MCB 1 fasa.. Contoh MCB 1 fasa 6 A yg d pakai… Dan MCB 3 fasanya 10 A… KHA kabel apakah dijumlah 6+10 16A baru d cri daftar kabelnya… Atau yg 10 itu dibagi dulu karena 3 fasa.. Kalau pun d bagi rumusnya gimana?
    Apakah 10/3 atau 10/√3

  9. Asalamualikum boss… mohon pencerahan nya… untuk memasang saklar hotel dengan api 3phase tarikan kabelnya sama ngak sama api 1phase? Makasih*

    1. Waalaikum salam, setahu saya memasang sakelar lampu pasti menggunakan sistem 1 fasa, kalau seandainya jaringan yang tersedia adalah jaringan 3 fasa maka hanya di ambil 1 fasa aja dengan dua kawat yaitu fasa dan netral aja, demikian

  10. asalammualaikum pak, asal mula netral dari pln itu seperti ap?gimana cara pln memperolehnya. matur nuhun

    1. Waalaikum salam, untuk lebih jelas yang tau masalah kelistrikan adalah PLN, namun boleh deh saya jabarkan sedikit, biasanya Polaritas netral pada jaringan tegangan rendah ke rumah rumah titik netralnya di dapat dari hubungan bintang pada kumparan skunder trafo distribusi pada Gardu distribusi. meskipun ada juga titik netral yang diambil dari generator. demikian semoga membantu..

  11. Maaf mau tanya, urutan yg benar instalasi listrik dari sumber (PLN) sampai ke beban melewati cubicle urutan nya yg benar gimana ya pak? Saya nanya kadang yang jawab beda2. Terimakasih

    1. Maaf, ikut nimbrung menjawab.
      Kalo dari pertanyaanya, berati yang dibicarakan adalah MV (medium voltage) yang dimulai dari daya 350kVA.
      Urutannya adalah :
      A. Gardu Bangunan Pelanggan
      1. Incoming Cubicle PLN
      2. Outgoing Cubicle PLN
      keduanya dalam 1 set Cubicle
      B. Gardu Bangunan Pelanggan
      1. Incoming Cubicle Pelanggan (dari Outgoing Cubicle PLN)
      2. Outgoing Cubicle Pelanggan (Menuju Busing Primer Transformator Indoor Pelanggan
      3. Transformator Pelanggan
      4. Busing Sekunder Transformator Pelanggan (menuju LVMDP)
      Ada tambahan berupa ATS Genset (interlock dengan arus dari transformator)

      Seperti itu urutan yang biasa kami kerjakan. Semoga membantu.

  12. Assalamualaikum…
    Maaf saya buta masalah listrik 3 phase..
    itu apakah fusinya sama seperti 1 phase ?

    misal jaringa RSTN…apakah nanti penggunaan sama seprti 1 phase ?
    misal R-N , S-N , T-N…trus outputnya apa sama antara RST itu 220V ?

    Terima kasih

    1. Waalaikum salam…
      Beda…. antara Fuse (MCB) 1 fasa maupun 3 fasa, kebutuhan MCB 1 fasa maupun 3 fasa tergantung sumber listrik yang kita miliki dan untuk beban yang kita gunakan apakah 1 fasa maupun 3 fasa

      Sebagaimana yang kita ketahui bahwa sumber listrik yang ada yang dibangkitkan oleh sumber listrik generator ada yang khusus 1 fasa dan ada pula yang 3 fasa. Sumber listrik 1 fasa tidak bisa di gunakan untuk beban yang membutuhkan listrik 3 fasa sedangkan untuk sumber listrik yang menghasilkan listrik 3 fasa maka listrik tersebut bisa digunakan untuk 1 fasa maupun 3 fasa. Jika ingin di gunakan untuk beban 1 fasa maka kabel yang kita gunakan adalah fasa R atau S atau T (salah satunya) dan netral.

      Kalau bebannya 3 fasa maka yang di gunakan ketiga fasa tersebut. Untuk besarnya tegangan telah di standarisasi oleh badan kelistrikan di indonesia yaitu 1 fasa sebesar 220 volt dapat di ukur antara fasa dan netral dan 3 fasa 380 volt yang dapat diukur antara fasa apakah R-S atau R-T maupun S-T….

      Demikian semoga membantu….

  13. Salam pak Abu Akhdan
    Mohon pencerahannya nh…
    Sebelumnya saya berpikir kebutuhan akan listrik 3 phase adalah untuk pemakaian besaran daya diatas 7.700VA yang disediakan PLN. berikut berlangganan dibawah 5.500VA adalah 1 phase. tapi setelah mengetahui besaran daya yang disediakan PT.PLN yang diposting -http://mekanikalelektrikal.blogspot.co.id/search/label/llistrik- ternyata untuk langganan listrik 1 phase s/d 22.000VA dan 3 phase mulai dari 3.900VA.
    Pertanyannya atas pertimbangan apa kita memilih berlangganan 1 phase atau 3 phase? terimakasih

    1. maaf baru ditanggapi, bisa juga menggunakan kabel NYY atau kabel NFA2X-T (referensi dari Extrana) atau silakan tanya langsung ke toko listrik yang di tempat sobat

  14. Daya listrik di smp saya 23000va,ada 7 ruangan.yang saya tanyakan baiknya per ruangan apa dibagi rst atau per ruangan cuma dibagi1 phase.newbie mohon pencerahan bapak,hadisunaryo616@gmail.com

    1. Kalau seandainya kebanyakan beban dalam 1 ruang hanya lampu atau kipas angin atau LCD proyektor dengan daya relatif kecil maka lebih baik 1 ruangan 1 fasa, selain dari murah karena keperluan kabel lebih sedikit dibanding jika setiap ruang ada 3 fasa, kalau seandainya kedepan ingin pengadaan AC (pendingin ruangan) maka terlebih dahulu disiapkan kabel cadangan sehingga jika di perlukan sudah tersedia. demikian…

  15. Di panel ada lampu merah kuning hijau fungsi nya apa.motor listrik
    3phase kabel nya 4 atau 3,mudah terbakar penyebab nya apa .bagai mana pembagian supaya seimbang

    1. hai-hati mas, itu bisa jadi hanya 1 phase yang di bagi ke tiga kwh, kalw di gabung tidak bisa, kecuali masing-masing meteran diambil dari 3 phase yang berbeda R, S , T

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *