Keluaran Listrik 3 Phase Dari Generator

By : Akhdanazizan

Sistem kelistrikan 3 Phase merupakan sistem kelistrikan arus bolak balik (AC = Alternating Current)  yang dihasilkan oleh generator listrik 3 Phase dengan standard frekuensi yang dihasilkan 50 Hz maupun 60 Hz. Pada umumnya sistem 3 Phase menggunakan sistem tiga tegangan seimbang yang sama besarnya, dengan berbeda fasa antara tegangan fasa yang satu dengan fasa yang lain sebesar 120o. Gambaran ringkasnya gelombang listrik ( gelombang sinus ) yang dihasilkan oleh generator listrik 3 phase adalah sebagai berikut :

 Keluaran Listrik 3 Phase Dari Generator

Ketiga tegangan fasa itu dibangkitkan oleh sebuah medan fluks yang berputar di dalam area kumparan stator yang identik disusun terpisah sebesar 120o antara yang satu dengan yang lain dalam suatu generator listrik sistem fasa tiga. Khusus di indonesia besar tegangan sistem listrik 3 Phase telah di standardkan oleh PLN sebesar 380 V dengan Frekuensi yang di keluarkan sebesar 50 Hz.

Sistem 3 Phase yang di hasilkan oleh generator listrik tergantung dari sistem sambungan pada output kumparannya, sistem ini meliputi sistem 3 Phase dengan 4 kawat ataupun sistem 3 Phase dengan 3 kawat. Jika listrik 3 Phase dengan 4 kawat yang di hasilkan oleh generator maka generator tersebut umumnya kumparan stator dihubungkan secara bintang, sedangkan jika sistem kelistrikan 3 phase dengan 3 kawat maka generator tersebut umumnya kumparan stator dihubungkan secara delta. Sistem 4 kawat yang dimaksud adalah untuk menciptkan 3 buah Phase dengan 1 titik netral, jika tegangan antar Phase yang di hasilkan oleh generator sebesar 380 Volt maka secara otomatis tegangan Phase ke netral sebesar 220 Volt. Berikut ini gambaran dari output sebuah generator listrik 3 phase : Keluaran Listrik 3 Phase Dari Generator

Dari dua gambar diatas menjelaskan dua buah hubungan kumparan stator yang dihubungkan secara delta maupun dengan hubungan star. Untuk output generator listrik dengan hubungan delta seperti gambar diatas biasanya dengan daya yang besar sehingga perlu menggunakan trafomator step-up dengan hasil akhir menggunakan trafo distribusi dengan menghasilkan titik Netral sehingga bisa disalurkan pada konsumen dengan kebutuhan tegangan standard Indonesia. Untuk output generator listrik 3 Phase dengan hubungan star seperti gambar diatas merupakan Output yang bisa langsung di gunakan oleh konsumen sebab output sudah sesuai standard tegangan yang ada di indonesia dan sudah menghasilkan titik Netral. saya rasa cukup penjelasan singkatnya.

Berikut Adalah Keyword Untuk Judul Posting Diatas :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>