Sekilas Tentang Generator Listrik

Generator Listrik – Perlu sobat ketahui bahwa mesin listrik dikelompokkan menjadi 3 (tiga) macam, yaitu Generator Listrik, Motor Listrik dan Transformator.

Ketiga macam alat tersebut tentu berbeda fungsinya, generator listrik merupakan mesin listrik yang berfungsi untuk menghasilkan energi listrik dengan cara merubah energi mekanik (gerak).

Lalu motor listrik berfungsi sebagai perubah energi listrik menjadi energi gerak sedangkan transformator adalah sebagai pemindah daya listrik apakah yang bersifat step-down maupun step-up.

Generator ListrikHari ini saya tidak membahas ketiga macam alat tersebut melainkan hanya secara umum. Jika sobat sudah paham silakan abaikan tulisan ini, generator listrik awalnya dari teori oleh seorang ilmuan inggris Michael Faraday.

“Apabila sepotong kawat penghantar digerakkan memotong Flux / medan magnet, maka pada kawat tersebut akan terjadi Gaya Gerak Listrik”, dari teori tersebut dikembangkanlah untuk membuat generator.

Prinsip Kerja Generator Listrik :

Prinsip kerja generator listrik sekarang ini dan umumnya, merupakan pergerakan medan magnet pada rotor terhadap kumparan tetap pada stator.

Medan magnet yang dihasilkan dengan cara memberikan tegangan DC (Direct Current) pada kumparan penguat medan pada rotor. Baik yang dihasilkan dari penguat sendiri maupun penguat terpisah.

Untuk penguat sendiri dapat dihasilkan oleh tegangan dan arus sendiri yang dihasilkan oleh kumparan stator. Untuk kumparan stator generator listrik ini tergantung dari pabrik pembuatnya.

Bisa saja dirancang dengan sistem 3 fasa maupun sistem 1 fasa dengan sifat tegangan bolak balik (AC = Alternating Current). Tegangan AC yang dihasilkan harus diJadikan tegangan DC oleh rangkaian Penyearah Dioda maupun slip-ring dialirkan pada kumparan penguat medan magnet.

Generator Listrik dengan penguat sendiri selalu dirancang dengan AVR ( Automatic Voltage Regulator ) yang berfungsi  pengontrol tegangan output stator. Jika tengangan yang diharapkan adalah 220 Volt atau 380 Volt maka AVR akan mengotrol besar kecilnya arus dan tegangan yang masuk pada kumparan pada penguat utama (Main Exciter), dan akan di lanjutkan dengan menyalurkan tegangan DC pada pada lilitan penguat medan melalui slip ring maupun penyearah Dioda. Konstruksi Generator Listrik (Sinkron)AVR tidak dirancang untuk penstabil Frekuensi, karena Frekuensi didapat dari putaran rotor. Jika penggerak generator listrik adalah mesin diesel maka harus ada suatu alat penstabil putaran mesin. Meskipun beban generator relatif tidak tetap, dengan mengatur pasokan bahan bakar pada mesin diesel tersebut atau alat lain.

Baca juga :  Gagal Isi Token Listrik? Begini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Misalnya ELC (Electronic Load Controller)/DLC (Digital load Controller) pada generator sinkron  atau sistem governor  pada PLTMH ( Pusat Listrik Tenagan Micro Hidro ).

Untuk generator listrik dengan penguat terpisah yaitu dengan memberikan suplay tegangan DC dari luar generator. Misalnya dari sistem penyearah dari luar yang di alirkan ke kumparan penguat medan magnet.

Namun jenis generator dengan penguat terpisah mungkin tidak ada di pasaran disebabkan tidak efektif kali. Saya rasa cukup pembahasan tentang Generator Listrik secara umum mudah-mudahan bermanfaat. Saya tunggu komentarnya.

58 Comments

  1. Eko Maryono 31 Oktober 2019
    • Abu Akhdan 4 November 2019
  2. Beta widhiarso 21 Juli 2017
  3. Parma 7 Mei 2017
  4. Joki wiyono 1 Mei 2017
  5. jimmy 13 April 2017
  6. kirno 24 Februari 2017
    • Abu Akhdan 24 Februari 2017
  7. apip 21 Januari 2017
    • Abu Akhdan 21 Januari 2017
  8. sigit 16 Desember 2016
  9. sigit 16 Desember 2016
    • Abu Akhdan 16 Desember 2016
  10. Puguh triawan dari SMK TEKNOLOGI BALUNG 1 Desember 2016
    • Abu Akhdan 2 Desember 2016
    • Marsel 17 Januari 2017
  11. Kamarullah 19 Oktober 2016
    • Abu Akhdan 20 Oktober 2016
  12. Kamarullah 1 Oktober 2016
  13. Kamarullah 1 Oktober 2016
  14. Suhardi 25 September 2016
  15. Solekhan 22 September 2016
  16. Feri haryono 22 Juli 2016
  17. m.herawan.abd 22 Juni 2016
  18. Sudarmadi 18 April 2016
    • Abu Akhdan 2 Mei 2016
  19. nama heri 16 Maret 2016
  20. embong 16 Maret 2016
    • Abu Akhdan 21 Maret 2016
  21. embong 15 Maret 2016
  22. embong 14 Maret 2016
    • Abu Akhdan 14 Maret 2016
  23. nama heri 7 Maret 2016
  24. Achmad Firdaus 26 Februari 2016
    • Abu Akhdan 26 Februari 2016
  25. pipin za 29 Januari 2016
  26. Bogani Totabuan 20 Januari 2016
    • Abu Akhdan 21 Januari 2016
  27. Arya anko 31 Oktober 2015
  28. hadi sudaryono 17 Oktober 2015
  29. tono 10 Juli 2015
    • Abu Akhdan 16 Juli 2015
  30. sartono hadi 15 Mei 2015
  31. wawan 15 Februari 2015
    • Abu Akhdan 15 Februari 2015
  32. david ryanto 7 November 2014
    • abu akhdan 7 November 2014
  33. Abeng 4 September 2014
    • abu akhdan 5 September 2014
  34. wisnu 20 Juni 2014
    • abu akhdan 20 Juni 2014
    • nana 20 Mei 2015
    • Abu Akhdan 21 Mei 2015
    • Abu Akhdan 21 Mei 2015
  35. Anonim 26 November 2013
    • Akhdan 27 November 2013
  36. agus 7 September 2013
    • Akhdan 9 September 2013

Leave a Reply