Cara Membuat Lampu Emergensi Dari LED

By : Akhdanazizan

Lagi lagi publis artikel ,,, tapi gak apa-apa deh yang penting kan ada imbalan (dunia akhirat), baiklah mari saya jelaskan Cara Membuat Lampu Emergensi Dari LED. Jika ditempat sobat sering terjadi pemadaman listrik pada malam hari maka alat ini sangat bermanfaat sekali jika di buat. Sebelum membuatnya saya akan menjelaskan komponen-komponen apa saja sebagai pendukungkanya : Lampu led,  Resistor, Papan PCB, Akki, Kabel, Solder, Timah solder.

Cara Membuat Lampu Emergensi Dari LED : Yang pertama akan kita gunakan adalah LED, led yang kita pakai disini adalah led dengan cahaya putih, ya… bisa aja si warna merah tapi kan seram yakan? :-). Led mempunya 2 kaki yaitu anoda dan katoda, agar led bisa bekerja (menyala) apabila pada kaki anoda dan katoda masing masing dihubungkan dengan polaritas positif dan negatif. Terlihat pada gambar disamping.

Cara Membuat Lampu Emergensi Dari LED : Lalu kita hitung terlebih dahulu berapa jumlah led yang akan kita gunakan tehadap besar tegangan sumber dari akki. Led biasanya memiliki tegangan kerja minimum dan besarnya arus yang di perbolehkan untuk mengoerasikan sebuah led , tegangan kerja led minimal 3 volt (untuk led putih) dan arus 20 mA (mili ampere) agar lednya bekerja. Jika tegangan sumber dari aki sebesar 12 volt maka dapat kita hitung berapa besar nilai tahanan (resistor) dari beberapa led yang kita pasang. Nah,, sebagai contoh jika kita menggunakan 3 buah Led yang disusun seri maka Cara menghitung nya dapat menggunakan rumus berikut ini :

Dimana :
R     = Nilai resistansi
VL    = Tegangan kerja led
VS    = Tegangan Sumber
I     = Arus listrik

Dari contoh perhitungan tersebut maka gambar sebagai referensi kita untuk merangkai dalam ke media PCB adalah sebagai berikut :

Cara Membuat Lampu Emergensi Dari LED : Selanjutnya yang akan kita persiapkan adalah papan PCB, Papan PCB merupakan media yang kita butuhkan untuk merangkai led, jika led yang kita rencanakan lebih dari 1 kelompok (1 kelompok = 3 led) sesuai perhitungan diatas maka diharapkan per kelompoknya harus dihubungkan paralel. Gambarnya seperti dibawah ini :

Untuk selanjutnya sobat-sobat bisa mengaplikasikan rangkaian tersebut ke dalam satu buah papan PCB, jika ingin membuat dengan beberapa papan PCB  silakan aja di gandakan.  Nah jika semakin banyak lampu led yang dilayani maka semakin besar jugalah kebutuhan arus listrik yang di pakai untuk melayaninya sehingga semakin cepat juga sumber listrik akan habis, jadi silakan hitung-hitung dulu deh…. oke saya rasa sukup pembahasan tentang Cara Membuat Lampu Emergensi Dari LED.

Jika tulisan ini bermanfaat buat sobat pembaca mohon untuk di Share

Comments

  1. maaf mau nanya kalau mau pasang lampu led untuk di mobil nilai resistor yang dibutuhkan berapa..( belajar merakit sendiri lampu led)baik rangkian seri / paralel..makasih sebelumnya

    1. Dari Data Sheet Led tersebut, untuk lebih jelasnya silakan cari tau dari Mbah google, Terima Kasih Mas Bro atas Kunjungannya…

  2. bro kalo led’y 4 bh berarti tidak memerlukar resistor lg ya? Led dirangkai seri trus langsung ke aki ya bro?

  3. Maaf gan ane punya senter LED tapi baterenya udah soak. Untuk lampu LED sorot ada 4 biji,yang emerjensi 5 biji. Kira2 bisa gak batrenya pake batre HP. Lo bisa yg berapa ukurannya? Terima kasih sebelumnya gan

    1. maaf gan saya belum punya data untuk lampu senter kayak gtu trus brapa tegangan led nya, nantilah saya cek dulu lampu senter saya soalnya saya juga punya,,,,namun blom diotak atik :-)

    1. terimakasih atas kunjungannya. jika sumbernya menggunakan batre atau batre jam sama aja yang penting di atur dengan benar polaritas batre dengan led kalo bisa di tempatkan pada papan PCB. tapi kalo menggunakan batre jam apa gak terlalu kecil too daya nya, paling tidak gunakan aja Batre CMOS seperti yang digunakan pada komputer. begitu sobat…

  4. Saya sering ngrangkai led tapi tidak tau caranya menghitung nilai resistornya. trima kasih rumusnya mas. yang dalam rumus, ARUS ( I ) itu besar arus led atau besar arus yang kita gunakan pada catu daya?

    1. terima kasih gan karena udah mampir, I/(arus) dalam rumus itu adalah I/(arus) Nominal Led, kalo agan merangkai led harus diperhatikan nilai I nya Biar bisa menentukan Berapa besar R nya, jika nilai R nya kekecilan ntar lednya putus, kalo Nilai R nya kebesaran malah gak nyala atau redup. begitu gan,jika ada pertanyaan lagi silakan mampir lagi

    2. maaf numpang tanya mas brow,, itu yg 150 hasil dari mana/ brapa di X. +. -. Brapa, hasilnya ko’ bisa 150 ya

    3. Maaf mas bro, jika susah dimengerti, 150 itu satuannya Ohm alias 150 Ohm, untuk hasil tersebut dari lihat hasil pencarinnya pada rumus tersebut… terimakasih dah mampir…

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>