Tombol Tekan ( Push Button ) Jenis Jenis Serta Fungsinya

Diposting pada

Tombol Tekan (Push Button)  merupakan komponen control yang sangat berguna, alat ini dapat kita jumpai pada panel listrik atau di luar panel listrik.

Tombol Tekan Push Button

Fungsi tombol tekan adalah untuk mengontrol kondisi ON atau OFF dari suatu rangkaian listrik khususnya pada bagian pengontrolan. Prinsip kerja tombol tekan adalah kerja sesaat maksudnya ketika tombol di tekan sesaat maka kontak dari tombol akan kembali pada posisi semula.

Jenis Jenis Tombol Tekan 

Berdasarkan fungsinya tombol tekan terbagi atas 3 tipe kontak :

1. Kontak NO (Normally Open = Kondisi terbuka)

Tombol jenis ini biasanya digunakan untuk menghubungkan arus pada suatu rangkaian Kontrol atau sebagai tombol start. Tombol jenis NO akan berfungsi untuk mengalirkan arus apabila pada bagian knop nya ditekan sehingga kontaknya saling terhubung.tombol tekan NO

Namun sebaliknya jika aliran listrik akan terputus apabila knopnya dilepas. Hal ini disebabkan karena tombol tekan memiliki pegas yang dimaksukan untuk kembali ke posisi semula jika tombol dilepas.

2. Kontak NC (Normally Close = Kondisi Tertutup)

Tombol Tekan jenis ini adalah jenis kontak tertutup biasanya di gunakan untuk memutus arus listrik dengan cara menekan knopnya sehingga kontaknya menjadi terbuka (kontak terpisah). Namun kalau knop di lepas maka akan kembali pada posisi semula (tertutup kembali). Tombol jenis ini digunakan untuk tombol stop.

tombol tekan NC

3. Kontak NO dan NC

Kontak pada tombol jenis ini merupakan gabungan antara kontak NO dan kontak NC, yang bekerja secara bersama sama dalam satu poros. Jika tombol di tekan maka kontak NO yang semula terbuka (open) dan kontak NC yang semula tertutup (close) akan berbalik arah secara bersama sama.

tombol tekan no-nc

Yaitu Kontak NO akan menjadi terhubung (close) dan Kontak NC akan menjadi terbuka (open). Jika knop pada tombol di lepaskan maka akan kembali ke posisi semula. Tombol campuran jenis ini kadang di gunakan untuk rangkaian sistem interlock untuk dua fungsi kontrol yang berbeda.

Silakan cek juga : Kontaktor Magnet

Demikian pembahasan tentang tombol tekan semoga yang sangat singkat ini bermanfaat untuk sobat yang membutuhkan informasinya. jika ada pertanyaan seputar kelistrikan dan kontrol silakan tinggalkan jejak dengan mengisi form komentar di bawah ini.

7 komentar.

  1. Mau tanya gan,, ane punya problem pada mesin ane,, jika tombol start d tekan mesin jalan tapi selang +/- 2 menit mesin mati dan tombol star dan stop nyala secara bergantian. Setelah di reset (dengan cara nekan tombol emergency atau MCB utama di turunkan) baru tombol start mati dan tombol stop hidup..

    Tolong bantuannya gan trim’s

    1. terima kasih atas kunjungannya, maaf gan mesin yang di maksud mesin apa, genset atau panel atau apa gitu,,,, barang kali sistim kontrolnya sudah menggunakan elektronika digital, jika sistim kontrolnya masih konvensional mungkin tidak begitu, yang ada jika ada masalah kontrol tidak jalan,,jadi tidak ada masalah yang membingungkan, maaf jika pemahaman saya salah,,mohon di perjelas lagi…

  2. kenapa kalau arus masuk dari mcb 3 phase ke kontak utama kontaktor 1 3 5 .coil A 1 juga ikut mendapatkan arus dari sumber listrik padahal kabelnya A1tdk terhubung dngan sumber listrik.

    1. Maaf sobat Sofyan Adi, saya kurang paham dengan pertanyaannya. kalo mau ngetik komentar jangan takut kebanyakan karakternya, yang penting jelas biar bisa saya pahami

    1. notasi 2, 4 dan 6 pada kontaktor boleh aja digunakan sebagai inputnya tidak mengurangi fungsinya kok, yang pasti ingat aja bahwa kontak tersebut merupakan input kalo lupa itu yang masalah apa lagi jika yang memperbaiki bukan sobat, terimakasih atas kunjungannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *