Tombol Tekan (Push Button)

By : Akhdanazizan
Tombol-Tekan-Push-ButtonTombol Tekan (Push Button)  merupakan komponen control yang sangat berguna, alat ini dapat kita jumpai pada panel listrik atau di luar panel listrik. Fungsi tombol tekan adalah untuk mengontrol kondisi on atau off rangkaian listrik, prinsip kerja tombol tekan adalah kerja sesaat maksudnya jika tombol kita tekan sesaat maka akan kembali pada posisi semula. Berdasarkan fungsinya tombol tekan terbagi atas 3 tipe kontak :

1. Kontak NO (Normally Open = Kondisi terbuka)

Tombol jenis ini biasanya digunakan untuk menghubungkan arus pada suatu rangkaian Kontrol atau sebagai tombol start. Fungsi mengalirkan arus pada tombol ini terjadi apabila pada bagian knop nya ditekan sehingga kontaknya saling terhubung dan aliran listrik akan terputus apabila knopnya dilepas karena terdapat pegas.

2. Kontak NC (Normally Close = Kondisi Tertutup)

Tombol jenis ini adalah jenis kontak tertutup biasanya di gunakan untuk memutus arus listrik yaitu dengan cara menekan knopnya sehingga kontaknya terpisah, namun kalau knop di lepas maka akan kembali pada posisi semula. Tombol jenis ini digunakan untuk tombol stop.

3. Kontak NO dan NC

Kontak pada tombol tekan jenis ini merupakan gabungan antara kontak NO dan kontak NC, mereka bekerja secara bersamaan dalam satu poros. Jika tombol di tekan maka kontak NO yang semula terbuka (open) dan kontak NC yang terhubung (close) akan berbalik arah yaitu Kontak NO akan menjadi terhubung (close) dan Kontak NC akan menjadi terbuka (open). Jika knop pada tombol di lepaskan maka akan kembali ke posisi semula.

Silakan cek juga : Kontaktor Magnet

Jika tulisan ini bermanfaat buat sobat pembaca mohon untuk di Share

7 Comments

Add a Comment
  1. Mau tanya gan,, ane punya problem pada mesin ane,, jika tombol start d tekan mesin jalan tapi selang +/- 2 menit mesin mati dan tombol star dan stop nyala secara bergantian. Setelah di reset (dengan cara nekan tombol emergency atau MCB utama di turunkan) baru tombol start mati dan tombol stop hidup..

    Tolong bantuannya gan trim’s

    1. terima kasih atas kunjungannya, maaf gan mesin yang di maksud mesin apa, genset atau panel atau apa gitu,,,, barang kali sistim kontrolnya sudah menggunakan elektronika digital, jika sistim kontrolnya masih konvensional mungkin tidak begitu, yang ada jika ada masalah kontrol tidak jalan,,jadi tidak ada masalah yang membingungkan, maaf jika pemahaman saya salah,,mohon di perjelas lagi…

  2. bagaimana cara mengatasi beban lebih pada suatu rgkaian kontrol

  3. kenapa kalau arus masuk dari mcb 3 phase ke kontak utama kontaktor 1 3 5 .coil A 1 juga ikut mendapatkan arus dari sumber listrik padahal kabelnya A1tdk terhubung dngan sumber listrik.

    1. Maaf sobat Sofyan Adi, saya kurang paham dengan pertanyaannya. kalo mau ngetik komentar jangan takut kebanyakan karakternya, yang penting jelas biar bisa saya pahami

  4. Apakah boleh kontak 2. 4. 6. Di beri tegangan masuk pd kontaktor

    1. notasi 2, 4 dan 6 pada kontaktor boleh aja digunakan sebagai inputnya tidak mengurangi fungsinya kok, yang pasti ingat aja bahwa kontak tersebut merupakan input kalo lupa itu yang masalah apa lagi jika yang memperbaiki bukan sobat, terimakasih atas kunjungannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Akhdanazizan.com © 2013-2017 Supported By IDwebhost
%d blogger menyukai ini: