Pengaruh Kerusakan Kapasitor Pada Pompa Air

Pengaruh Kerusakan Kapasitor Pada Pompa Air

Hallo teman-teman pengunjung, pada posting kali ini saya akan share kembali tentang pengaruh kerusakan kapasitor pada pompa air. Pembahasan yang masih berkaitan dengan posting sebelumnya yaitu Fungsi Kapasitor Pada Mesin Cuci Dua Tabung. Jika belum di baca silakan di baca dulu.

Kenapa kedua judul tersebut ada kaitannya. Karena mesin pompa air dan mesin cuci sama sama menggunakan motor listrik dengan tipe yang sama. Yaitu tipe motor listrik 1 fasa dengan Run kapasitor. Mungkin saya ulangi lagi bahwa fungsi kapasitor pada motor listrik 1 fasa tipe run kapasitor adalah sebagai penggeser sudut fasa.

Dengan adanya pergeseran sudut antara kumparan bantu dan utama maka akan terjadi medan putar, sehingga motor listrik berputar. Amati gambar berikut ini yang merupakan skema kumparan motor listrik tipe Run kapasitor untuk motor pompa air dan mesin cuci.

pengaruh kerusakan kapasitor pada pompa air

Dari gambar tersebut terlihat bahwa kapasitor dipasang seri terhadap kumparan bantu. Lalu apa pengaruh kerusakan kapasitor pada pompa air atau pada mesin cuci menggunakan motor listrik 1 fasa tipe run kapasitor ?. Ada dua kemungkinan kapasitor rusak, yang berpengaruh terhadap putaran mesin pompa air sebagai berikut :

  1. Kapasitor Dengan Rusak Ringan Artinya kapasitor masih berfungsi namun kinerja kerja motor listrik tidak dapat berputar dengan sempurna misalnya putaran motor listrik yang lambat atau tidak kuat lagi untuk mengangkat beban. Untuk bentuk fisik kapasitor biasanya terlihat kembung atau bodinya membesar.
  1. Kapasitor Dengan Rusak Berat : Jika kapaitornya sudah rusak berat atau sudah terbakar maka sama sekali motor listrik seperti pompa air atau mesin cuci tidak dapat berputar.

Jika sobat menemukan hal atau gejala yang seperti di atas maka silakan sobat cek kapsitornya apakah kapasitor masih bagus atau sudah rusak sehingga bisa di ganti dengan yang baru dengan ukuran yang sama. Namun pompa air yang tidak berputar bukan hanya diakibatkan oleh kapasitor yang rusak saja, ada kemungkinan kemungkinan lain yang bisa terjadi seperti kumparan yang terbakar, sensor panas yang sudah putus akibat panas pada kumparan dan kapasitor itu sendiri. Saya rasa cukup pembahasan singkat mengenai pengaruh kerusakan kapasitor pada pompa air semoga bermanfaat.

Baca juga :  Putaran Kipas Angin Menjadi Pelan, Kenapa ?

46 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silahkan nonaktifkan adblock anda untuk membaca konten kami.
Segarkan Kembali