Gagal Isi Token Listrik? Begini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Gagal Isi Token Listrik? – Penggunaan sistem listrik prabayar bisa menjadi solusi tepat demi mengurangi kesalahan pencatatan penggunaan listrik sehari-hari. Dengan sistem ini, pengguna dapat memegang kendali dalam memantau penggunaan daya serta anggaran alokasi pembelian token listrik setiap minggu maupun bulannya. Token listrik juga dianggap paling mudah dalam proses pembeliannya. Pengguna dapat membeli token di kios pembayaran khusus, minimarket, ATM, maupun website atau aplikasi pembayaran yang memberikan pelayanan mudah, cepat, dan nyaman.

Namun, pada praktiknya pengguna sering kali menemukan masalah ketika mengisi token listrik, baik itu berkaitan dengan teknis, kapasitas daya listrik, maupun penggunaan yang tidak terkontrol. Nah, berikut ini akan dijabarkan beberapa penyebab kegagalan dalam pengisian token listrik serta solusi tepat untuk mengatasinya.

#1. Kesalahan Pada Server

Gagal isi token listrik

Token listrik – i.ytimg.com

Eror pada server sering kali terjadi pada proses pembelian dan pemasangan token listrik. Pengguna sering kali gagal memasukkan kode seri saat mengisi token. Solusi terbaik untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menunggu server segera pulih. Atau, Anda dapat mereset meteran sebelum memasukkan kembali nomor token.

Untuk mereset meteran, Anda cukup menekan tombol 00, tunggu beberapa detik, lalu masukkan nomor token. Reset meteran biasanya berhasil untuk mengatasi masalah ini. Namun, jika hingga beberapa jam Anda masih belum dapat mengisi token meskipun nomor yang dimasukkan sudah benar, Anda dianjurkan untuk menghubungi teknisi PLN sebab kemungkinan ada kesalahan pada mesin meter maupun proses instalasinya.

#2. Instalasi listrik yang bermasalah

Gagal isi token listrik

Token listrik – kompasiana.com

Instalasi listrik yang kurang tepat dapat menimbulkan berbagai masalah, salah satunya kesulitan dalam memasukkan kode token. Jika tidak segera ditangani, masalah ini akan berujung pada kerusakan atau korsleting. Menghubungi PLN 123 untuk meminta instalasi ulang merupakan langkah yang tepat untuk menghindari risiko kerusakan serta keselamatan pengguna.

Baca juga :  Pengertian Power Inverter, Fungsi Dan Contoh Pemasangannya

#3. Kesalahan dalam pencatatan kode token

Gagal isi token listrik

Token listrik – binpers.com

Saat membeli token listrik di kios pembayaran, nomor kode yang tercantum dalam kertas nota sering kali buram. Hal tersebut biasanya berujung pada kesalahan dalam memasukkan kode token. Anda dapat meminta bantuan petugas kios pembayaran untuk melihat riwayat pencetakan atau pembelian lalu masukkan kembali kode token yang tepat.

Anda pun dapat mencoba beli token listrik di Traveloka atau link ini https://www.traveloka.com/bill-payment/electricity/cek-tagihan-listrik. Disamping itu Anda bisa menggunakan aplikasi m-banking untuk mendapatkan kode token yang lebih jelas. Biasanya, pada transaksi pembelian token listrik secara online, kode token akan dikirimkan melalui pesan singkat sehingga Anda tidak perlu takut salah membaca nomor yang tertera pada layar ponsel. Selain itu, pembelian token listrik secara online juga dinilai lebih mudah dan nyaman.

#4. Terdapat masalah pada meter prabayar

Gagal isi token listrik

Token listrik – beritadaerah.co.id

Masalah pada meter prabayar biasanya ditandai dengan munculnya tulisan “Cancel”, “Periksa”, “Blocked”, tombol relay lepas, atau bahkan meter yang mendadak tidak dapat digunakan. Jika tidak segera menghubungi teknisi PLN, kemungkinan besar meter listrik prabayar Anda tidak dapat digunakan kembali.

#5. Salah memasukkan kode token listrik

Gagal isi token listrik

Token listrik – kompasiana.com

Kesalahan pemasangan token tidak hanya disebabkan permasalahan pada ID meter. Kesalahan dalam memasukkan kode unik token pun jamak dilakukan pengguna. Padahal, jika pengguna salah memasukkan token sebanyak tiga kali ID atau meter listrik tersebut dapat terblokir secara otomatis. Masalah pemblokiran ini tidak dapat diatasi hanya dengan mereset meter. Untuk itu, Anda dianjurkan segera menghubungi teknisi PLN untuk melakukan perbaikan atau instalasi ulang.

#6. KWH Overlimit

Gagal isi token listrik

Token listrik – i0.wp.com

Pembelian token listrik yang melebihi batas setiap bulannya pun dapat berujung pada gagalnya pengisian token. Sejak Oktober 2015, PLN mengeluarkan limit 720 jam setiap bulannya. Artinya, jika kuota tersebut terlampaui, PLN berhak menolak pengisian token listrik.

Baca juga :  Rumus Daya Listrik Arus Bolak Balik (AC)

Sayangnya, tidak semua pengguna dapat mengendalikan penggunaan listrik hingga 720 jam tiap bulannya. Untuk mengatasi masalah tersebut, PLN mengeluarkan rumus hitungan batasan daya untuk mengonversi daya ke dalam jumlah nominal uang. Adapun rumusnya adalah: (720 jam X Daya) Rp token/kWh

Asumsikan saja harga token untuk daya 900VA adalah Rp608/kWh, jadi perhitungannya:

  • Menghitung batas kWh per bulan: daya 900/1000 = 0,9 kWh. Jadi, 720 X 0,9 = 648 kWh/bulan
  • Mengonversi kWh ke dalam nominal uang: 648 kWh X 608 = Rp393.984 setiap bulannya.

Dari perhitungan di atas, dapat disimpulkan bahwa pemilik rumah dengan daya listrik 900VA yang sudah membeli token listrik senilai Rp393.984 hingga tanggal 20, tidak diperbolehkan membeli token tambahan hingga akhir bulan.

Adanya limit pembelian token listrik ini juga merupakan upaya untuk mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan listrik. Selain untuk kebaikan pengguna, pemakaian listrik secara hemat dan bijak juga dapat membantu usaha pelestarian energi.

Gerakan hemat energi listrik tersebut dapat diwujudkan dengan menggunakan listrik seperlunya, mematikan lampu, barang elektronik seperti TV, penyejuk ruangan, pengisi daya saat selesai digunakan. Jika mampu, gunakan juga lampu dan barang elektronik lainnya yang memiliki fitur hemat energi.

Demikian pembahasan tantang “Gagal Isi Token Listrik? Begini Penyebab dan Cara Mengatasinya ” semoga bermanfaat

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Silahkan nonaktifkan adblock anda untuk membaca konten kami.
Segarkan Kembali