Hubungan Arus Dan Tegangan pada Rangkaian Resistor

By : Akhdanazizan

Rangkaian Resistor merupakan suatu kelompok komponen pasif yang banyak sekali di jumpai dan terintegrasi dengan komponen komponen aktif/pasif lain pada rangkaian elektronika. Resistor sendiri berfungsi sebagai penghambat aliran arus listrik pada suatu rangkaian tertutup. Berdasarkan nilai tahanan dari sebuah resistor maka resistor dapat di bagi menjadi dua janis yaitu resistor dengan nilai tahanan yang tetap (fixed) dan resistor dengan nilai tahanan yang dapat di ubah (Variabel). Nah pada posting kali ini saya tidak akan membahas detailnya Resistor namun yang akan saya share untuk sobat adalah mengenai beberapa model Rangkaian Resistor yang sering di gunakan pada rangkaian elektronika.

1. Rangkaian Resistor yang disusun secara Seri :  Model rangkaian yang di susun secara seri di mungkinkan untuk menghambat arus listrik dengan nilai tahanan bisa bertambah jika resistor di susun lebih dari 1 buah, atau dapat menggunakan persamaan Rt = R1 + R2 + …Rn. berikut ini merupakan contoh Rangkaian Resistor yang disusun secara seri. Dari rangkaian tersebut jika rangkaian resistorresistor disusun demikian maka nilai dari tahanan merupakan penjumlahan dari dua buah resistor tersebut. Lalu bagaimana hubungan antara arus dan tegangan pada rangkaian tersebut?. Arus yang mengalir pada rangkaian tersebut akan dihambat oleh penjumlahan nilai tahanan dari kedua resistor. Besarnya arus yang mengalir pada rangkaian adalah sama pada setiap resistor. Sedangkan tegangan pada setiap resistor berbeda tergantung berapa besar nilai hambatannya namun harga tegangan di setiap resistor tersebut jika di jumlahkan sama dengan tegangan sumber.  Untuk menghitung berapa besar nilai arus dan tegangan pada Rangkaian Resistor tersebut maka dapat menggunakan persamaan hukum Ohm yaitu V = I x Rt atau I = V/R

2. Rangkaian Resistor Yang Disusun Secara Paralel : Untuk mendapat nilai tahanan yang kecil dan tetap maka resistor harus di hubungkan secara paralel. Besarnya tahanan yang disusun secara paralel dapat dihitung menggunakan persamaan berikut : Rumus Paralel resistorHubungan antara tegangan dan arus listrik yang mengalir pada Rangkaian Resistor yang disusun secara paralel berbeda dengan rangkaian resistorRangkaian Resistor yang di susun secara seri. Pada rangkaian seri arus listrik yang mengalir pada masing masing resistor adalah sama dan nilai tegangan pada masing masing resistor berbeda tergantung dari nilai hambatan masing masing resistor tersebut. Sedangkan pada Rangkaian Resistor yang di susun paralel yang sama adalah besar tegangan di setiap resistor namun arus listrik yang mengalir berbeda pada setiap resistor tersebut.

3. Rangkaian Resistor Yang Dihubungkan Secara Seri Dan Paralel : Untuk yang ini akan saya jelaskan pada posting selajutnya.

Akhir dari posting kali ini dapat disimpulkan bahwa Pada rangkaian seri arus listrik yang mengalir pada masing masing resistor adalah sama dan nilai tegangan pada masing masing resistor berbeda tergantung dari nilai hambatan masing masing resistor tersebut, sedangkan pada Rangkaian paralel yang sama adalah nilai tegangan di setiap resistor dan arus listrik yang mengalir berbeda pada setiap resistor tersebut. Demikian pembahasan singkat tentang Hubungan Arus Dan Tegangan pada Rangkaian Resistor semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Akhdanazizan.com © 2013-2017 Supported By IDwebhost
%d blogger menyukai ini: