Rangkaian Interlock dengan Kontaktor Magnet

Diposting pada

Rangkaian interlock dengan Kontaktor adalah istilah yang digunakan dalam sistem rangkaian kontrol sebagai sarana untuk mengunci / menutup kondisi dari dua atau lebih kondisi yang berbeda sehingga. Dengan maksud tidak saling bekerja pada saat yang bersamaan.

Sebagai contoh Rangkaian Interlock dengan kontaktor magnet dapat kita lihat pada Rangkaian kontrol forward Reverse, biasanya pada rangkaian ini terdapat minimal 2 buah kontaktor. Anggaplah kontaktor pertama digunakan untuk forward (arah maju), sedangkan untuk kontaktor yang satunya lagi pasti untuk Reverse ( arah mundur/terbalik).

Prinsip kerja untuk mambalik putaran motor 3 fasa adalah dengan cara menukar 2 fasa input yang masuk ke motor listrik. Sedangkan 1 fasa pada kondisi tetap, inilah yang diterapkan pada 2 buah kontaktor sehingga di harapkan bekerjanya kontaktor hanya salah satu saja. Yaitu dengan menggunakan sistem Rangkaian Interlock dengan kontaktor magnet.

Mungkin teman-teman bisa membayangkan betapa terkejutnya kita jika mendengar ledakkan akibat hubung singkat atar fasa listrik yang bertegangan 380 Volt. Jika kontaktor 1 dengan kontaktor yang lainnya sama sama bekerja dalam satu waktu, pasti….

Untuk contoh Rangkaian Interlock tersebut coba perhatikan gambar rangkaian sederhana berikut ini. Pada gambar tersebut terdapat dua buah kontaktor yang nantinya akan melayani sebuah motor listrik.

Pada masing masing kontaktor 1 (K1) dan kontaktor 2 (K2) sebelum aliran listrik menuju masing masing coilnya terlebih dahulu melewati kontak NC dari kontaktor yang berlawanan. Yaitu untuk kontaktor K1 (forward) di pasang kontak NC K2 sedangkan K2 (Reverse) di pasang kontak NC K1.Rangkaian Interlock

Prinsip Kerja Rangkaian Interlock

Prinsip kerja rangkaian diatas yang di fungsikan sebagai Rangkaian Interlock adalah jika tombol ON_1 di tekan sesaat maka kontaktor K1 akan bekerja karena telah melewati kontak NC K2.

Baca juga :  Rangkaian Star Delta Manual Motor Listrik 3 Fasa

Walaupun secara sengaja atau tidak sengaja menekan tombol tekan ON_2 maka kontaktor K2 tidak akan bekerja. Karena aliran listrik tidak terhubung atau terputus oleh Kontak NC K1 yang sedang Membuka atau dalam keadaan membuka. Hal ini akan tetap berlangsung sampai Tombol OFF ditekan sesaat lalu semua rangkaian tidak bekerja.

Setelah semua dalam keadaan tidak bekerja lalu di tekan tombol ON_2 sesaat maka kontaktor K2 akan bekerja. Karena arus listrik dengan mudah mengalir pada kontaktor K2 melalui kontak NC K1.

Meskipun secara sengaja menekan tombol ON_1 maka kontaktor K1 tidak akan bekerja karena sudah terkunci oleh kontak NC K2 yang sedang membuka. Kecuali tombol OFF di tekan sehingga seluruh rangkaian mati.

Dengan demikian rangkaian tersebut dapat dengan aman digunakan sebagai Rangkaian Interlock antara 2 kondisi yang tidak boleh bekerja secara bersamaan. Demikian pembahasan tentang apakah itu Rangkaian Interlock semoga bermanfaat.

Update : Sobat bisa lihat Video simulasi rangkaian interlock menggunakan kontaktor berikut ini :

Atau bisa cek langsung di Chanel youtube saya youtube.com/bangdarto

20 komentar.

  1. Terima kasih atas penjelasan yang telah anda berikan, dengan informasi yang jelas dan lugas sangat mudah dipahami bagi orang yang masih harus banyak belajar seperti saya. Semoga Sukses dan Sehat Selalu untuk Anda. Terima Kasih.

  2. Gan saya mau masang 1pompa air untuk 2 rumah dengan input 2. Dibuat otomatis apakah bisa secara bergantian untuk ngisi tandon air. Trims

  3. Gan tolong dong gambarkan maksud perangkaian secara silang’y dari kedua kontaktor tersebut,.. sehingga tdk perlu penambahan kontaktor baru.. seperti yg agan katakan tdi ? ??

    klo agan ga keberatan sy ingin lihat penggambaran rangkaian kabel’y.. ini email sy Gan : isnaeni_wahyudi01@yahoo.com .

    Sy harap Agan zizan ga keberatan untuk mengirimkan email efukasi’y yg sangat bermanfaat itu 🙂

    Sblm’y sy ucapkn terimakasih bnyk 🙂

  4. Maaf gan mau tanya.. mengenai interlock ini, .. apakah NC yg d pasang di masing2 kontaktor (NC1 d pasang di K2 & NC2 d pasang di K1) yg berlawanan itu, apakah berbentuk kontaktor lg atau bgmn? dan bagaimana cara merangkai’y???

    Mohon jawaban’y?
    Terimakasih

    🙂

    1. Benar, interlock adalah pemasangan kontak NC secara silang dengan maksud ketika salah satu rangkaian kontrol sudah berfungsi maka yang lainnya tidak boleh meskipun secara sengaja atau tidak sengaja menekan tombol start yang lainnya, jika ingin merubah keadaan pada rangkaian lainnya harus menekan tombol off terlebih dahulu baru menekan tombol start pada keadaan yang lainnya. misalnya untuk menyalakan Coil kontaktor pertama K1 maka sebelumnya kabel harus kita pasang melewati kontak NC-K2, begitu juga ketika kita ingin menyalakan Coil kontaktor kedua K2 maka sebelumnya pemasangan kabel harus melewati kontak NC-K1. Dengan demikian tidak ada penambahan kontaktor yang baru… 🙂

    2. NC sama K2 di pasang sbg pengunci supaya pada push button ON 1 nya tidak lepas tegangan.
      meskipun push button ON 1 nya tidak terhubung kalo NC sama K2 (21-22)nya mengunci ya pasti tegangan terhubung terus.

  5. salam sejahtera untuk anda …
    mohon bantuannya pak saya punya panel kontrol untuk 2 buah kompresor nyala secara bergantian memakai temer … on berdasarkan preser switc ..permasalahannya sekarang bila salah satu kompresor mati.over load. atau rusak ..kompresor satu tidak bisa langsung langsung on padahal preser sudah drop//on menunggu temer kompresor yg mati habis.. baru bisa ….mohon solusi dr bapak terima kasih atas segala bantuannya salam…

    1. sekiranya jawaban dari saya tidak membantu saya mohon maaf, berhubung rangkaian kontrol direncanakan dengan pikiran masing masing sehingga susah mau ditebak kecuali sobat memiliki skema rangkaian kontrolnya yang bisa saya pelajari untuk dipahami atau jika tidak ada maka, yang harus saya tanyakan terlebih dahulu :
      1. apakah panel dengan menggunakan kontaktor jika ya berapa banyak ?
      2. timer yang di gunakan pada panel ada berapa ?
      3. pastinya menggunakan presure switch masing masing 1 buah iya tidak ?

  6. Saya tertarik dengan rangkaian ATS sederhana anda dan ingin mencoba merakit sendiri. Saya masih awam,tolong diberikan gambar rangkaian yg lengkap dan nama bahannya. Terima Kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *