Kontaktor Magnet

Kontaktor Magnet atau disebut Kontaktor saja adalah sakelar daya yang bekerja berdasarkan Kemagnitan. Kemagnitan akan timbul apabila kumparan magnit (coil) dialiri arus listrik, terjadinya kemagnitan pada coil akan mengakibatkan kontak yang bergerak akan tertarik.Kontaktor Magnit

Kontaktor magnet sama halnya dengan Tombol Tekan (Push Button) yang memiliki kontak NO (Normally Open) dan Kontak NC (Normally Close).

Kontaktor magnet pada saat terjadi kemagnitan maka kontak NO akan menjadi NC dan kontak NC akan menjadi NO, jika arus listrik yang mengalir pada coil di putus maka kontak pada kontaktor akan kembali seperti semula.

Terminal coil atau terminal kontak pada kontaktor di beri simbol untuk mempermudah pemasangan, terminal coil di beri simbol A1 dan A2 sedangkan terminal kontak di beri simbol angka.

Kontak Kontaktor Magnet

Berdasarkan fungsinya kontak pada kontaktor terdiri dari 2 macan yaitu :

1. Kontak Utama

Kontak utama dirancang lebih luas dan tebal sehingga mampu untuk dialiri arus listrik yang relatif besar. Kontak utama 1,3 dan 5 biasanya dihubungkan dengan sumber listrik R, S dan T. Sedangkan Kontak 2, 4 dan 6 dihubungkan dengan beban Motor listrik 3 phasa U, V dan W atau beban lainnya.

Notasi Kontak Kontaktor

2. Kontak Bantu

Untuk Kontak Bantu konstruksinya dirancang lebih tipis sehingga hanya digunakan untuk bagian kontrol saja dengan arus listrik yang relatif kecil. Gambar berikut ini memperlihatkan simbol huruf dan angka yang ada pada bodi kontaktor.

Cara mengingat notasi pada kontak bantu

Untuk mempermudah menghafal tentang Notasi kontak utama dan kontak bantu pada kontaktor magnet ada cara yang mudah menghafal menurut versi saya.

kalau kontak utama sudah jelas di notasikan dengan angka yaitu angka 1-2 untuk input dan output line 1 (phasa 1), angka 3-4 untuk input dan output line 2 (phasa 2) dan angka 5-6 untuk input dan output line 3 (phasa 3), meskipun terdapat juga notasi hurufnya.

Sekarang bagaimana dengan kontak bantu yang terdiri dari kontak NO dan kontak NC ?…… caranya gampang bisa di lihat pada gambar berikut.notasi kontak kontaktor magnet

Umumnya Untuk menentukan kontak NO lihat angka kedua yang saya lingkari dengan warna merah biasanya pasti diakhiri dengan angka 3 misalnya 13, 23, 33, 43.

Sementara untuk menghafal kontak NC lihat angka kedua yang saya lingkari dengan warna hijau biasanya pasti diakhiri dengan angka 1 misalnya 21, 31, 41. Namun kadang ada juga kontak tambahan yang tidak sesuai dengan standar angka seperti diatas.

Dengan menghafal notasi kontak pada kontaktor magnet setidaknya kita tidak repot mempersiapkan multimeter untuk menentukan mana kontak NO dan Kontak NC karena sudah hafal. Mudah mudahan dengan penjelasan singkat ini dapat dipahami dengan mudah

11 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *